6 Sistem Cara Menanam Hidroponik di Rumah

4. Cara Hidroponik Sistem Fertigasi (Fertilizer and Drip Irrigation)

Sistem Fertigasi (Fertilizer and Drip Irrigation), Pada prinsipnya cuma memberikan air dan nutrisi dalam bentuk tetesan yang menetes secara terus-menerus sepanjang waktu. Tetesan diarahkan tepat di daerah perakaran tanaman supaya tanaman dapat langsung menyerap air dan nutrisi yang diberikan.

Tetesan nutrisi dapat diatur sehingga tak akan menggenangi tanaman. Alat ini di prinsipnya sama saja dengan menyiram tanaman tetapi dilakukan secara otomatis, terus-menerus dan sesuai dosis. Penjelasan lebih jelasnya, silahkan lihat gambar

cara menanam hidroponik sistem Fertilizer and Drip Irrigation

cara menanam hidroponik sistem Fertilizer and Drip Irrigation

5. Cara Hidroponik Sistem NFT (Nutrient Film Technique)

Sistem NFT (Nutrient Film Technique), Ini merupakan teknik dimana aliran larutan nutrisi diberikan melalui aliran/saluran pipa yang amat dangkal. Air yang mengandung seluruh nutrisi terlarut diberikan secara terus menerus selama 24 jam.

Dalam sistem ini idealnya kedalaman aliran sirkulasi wajib sangat dangkal, atau tipis yang artinya lapisan tipis, atau air lebih sedikit. Hal ini memastikan supaya perakaran akan sering mendapatkan air dan juga nutrisi, sistem ini memberikan banyak oksigen pada akar tanaman. Sistem NFT dirancang berdasarkan kemiringan saluran yang tepat, laju aliran yang tepat, dan panjang saluran yang tepat.

Keunggulan utama dari sistem NFT dari sistem lain ialah bahwa akar tanaman yang terkena akan kecukupan pasokan air, oksigen dan nutrisi. Tetapi banyak para pelaku di system ini mempunyai kekhawatiran dimana saat jaringan listrik mati (PLN) tanaman tidak mendapatkan air dan larutan nutrisi.

Sehingga banyak di modifikasi supaya selama aliran listrik berhenti tanaman masih mendapatkan air nutrisi dengan cara membuat sekatan atau tanggul. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar

cara menanam hidroponik sistem NFT

cara menanam hidroponik sistem NFT

6. Cara Menanam Hidroponik Sistem Aeroponik (Aeroponics)

Sistem Aeroponik merupakan sistem hidroponik yang memakai teknologi tinggi. Seperti di sistem NFT diatas, media tanamnya udara. Akar-akar menggantung diudara dialiri oleh larutan nutrisi. Pengabutan ini pada umumnya dikerjakan setiap beberapa menit sekali. Sebab akar-akar terekpos di udara seperti di sistem NFT, akar-akar bisa cepat mengering bila pengaturan pengabutan terganggu. Penjelasan lebih jelasnya, silahkan lihat gambar

cara menanam hidroponik sistem aeroponik

cara menanam hidroponik sistem aeroponik

Kelebihan dan Kekurangan Cara Menananam Hidroponik

Tidak cukup utama dari metode hidroponik ialah biaya modal awal yang tinggi, mudahnya tersebar secara cepat penyakit (seperti Fusarium dan Verticullum) melalui  jaringan, dan menghadapi masalah  nutrisi tanaman yang kompleks.

Tetapi, semua permasalah tersebut mampu diatasi. Biaya modal  dan sistem operasi yang kompleks bisa diganti dengan cara menanam hidroponik baru yang lebih sederhana, seperti dengan metode Nutrient Film Technique (NFT). Serta masalah penyakit diatas telah dapat diatasi dengan  varietas  yang  tahan  akan  penyakit  tersebut.

Tetapi secara keseluruhan, dari  tidak cukup hidroponik tersebut terdapat kelebihannya. Kelebihan utama dari metode hidroponik ini ialah pengaturan nutrisi yang efisien, dapat bercocok tanam walaupun ditanah yang tandus, pemakaian air dan pupuk yang lebih efisien, sterilisasi media yang gampang dan murah, tanaman yang ditanam lebih padat sehingga meningkatkan nilai hasil panen per hektarnya

Baca juga: 6 Bisnis Tanaman Hias yang Paling Menguntungkan

Demikianlah Artikel 6 Sistem Cara Menanam Hidroponik yang bisa kami berikan. Silahkan praktekkan di rumah masing-masing. Semoga artikel 6 sistem Cara Menanam Hidroponik dapat memberi manfaat dan berguna untuk para pembaca semua. Jika ada pertanyaan, silahkan berkomentar. Terima kasih, wassalam

Leave a Reply